Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

16 DEFINISI SEJARAH MENURUT BERBAGAI SUMBER AHLI

devinisi sejarah

DEFINISI SEJARAH MENURUT BERBAGAI SUMBER AHLI



Benedetto Croce (1951) 

sejarah merupakan suatu rekaman kreasi jiwa manusia di semua bidang. baik secara teoritikal maupun secara praktikal, Kreasi spiritual ini senantiasa lahir dalam hati dan pikiran manusia jenius, budaya-wan, pemikir yang mengutamakan tindakan dan pembaru agama.

Baverley Southgate (1996)


sejarah dapat didefinisikan sebagai suatu “studi tentang peristiwa di masa lampau.” 
Dengan demikian,sejarah merupakan; peristiwa faktual di masa lampau, bukan merupakan kisah fiktif apalagi peristiwa rekayasa. 
Definisi menurut Baverley Southgate ini merupakan pemahaman tentang sejarah yang paling sederhana. sejarah, dalam pengertian menurut Baverley,  menghendaki pemahaman obyektif terhadap fakta-fakta historis. Metode penulisan sejarah menggunakan narasi historis dan tidak dibenarkan secara analitis (analisis sejarah).

Moh. Yamin

Sejarah diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dibuktikan dengan kenyataan.

R. Moh Ali

Menurut Moh. Ali, pengertian sejarah terdiri dari 3 yaitu:
  • Sejarah adalah kejadian-kejadian, peristiwa-peristiwa seluruhnya yang berkaitan dengan kehidupan manusia.
  • Sejarah adalah cerita yang tersusun secara sistematis (serba teratur dan rapi)
  • Sejarah adalah ilmu yang menyelidiki tentang  perkembangan peristiwa dan kejadian-kejadian yang terjadi pada masa lampau.

Patrick Gardiner

Sejarah adalah ilmu yang mempelajari tentang apa yang telah diperbuat oleh manusia.

J.V Brice

Sejarah dapat diartikan sebagai catatan-catatan dari apa yang telah dipikirkan, dikatakan dan diperbuat oleh manusia.
Pengertian sejarah; menurutnya berbeda dengan pengertian Ilmu sejarah. Jika sejarah adalah peristiwa yang terjadi pada masa lalu manusia, maka Ilmu sejarah adalah ilmu yang digunakan untuk mempelajari peristiwa penting masa lalu manusia.


Karl Popper 

Ilmu pengetahuan historis (sejarah) menurut Popper adalah ilmu pengetahuan yang tertarik pada peristiwa-peristiwa spesifik dan penjelasannya. Sejarah sering dideskripsikan sebagai peristiwa peristiwa yang terjadi pada masa lampau sebagaimana peristiwa itu benar-benar terjadi secara aktual. Lebih lanjut, Popper menyatakan dalam sejarah tidak teori-teori yang mempersatukan. Dalam artian, kumpulan hukum universal yang sepele digunakan dan diterima begitu saja (are taken for granted).

Muthahhari

Menurut Muthahhari, ada tiga cara mendefinisikan sejarah. selain itu ada tiga disiplin kesejarahan yang saling berkaitan, antara lain;
a. sejarah tradisional; (tarikh naqli) yaitu  pengetahuan tentang kejadian-kejadian, peristiwa-peristiwa dan keadaan-keadaan kemanusiaan di masa lampau dalam kaitannya dengan keadaan-keadaan masa kini.
b. sejarah ilmiah; (tarikh ilmy), yaitu pengetahuan tentang hukum-hukum yang tampak menguasai kehidupan masa lampau yang diperoleh melaluipendekatan dan analisis atas peristiwa-peristiwa masa lampau.
c. filsafat sejarah; (tarikh falsafi), yaitu pengetahuan tentang perubahan-perubahan bertahap yang membawa masyarakat dari satu tahap ke tahap lain. ia membahas hukum-hukum yang menguasai perubahan-perubahan ini. Dengan kata lain ia adalah ilmu tentang menjadi masyarakat, bukan tentang mewujudnya saja.

 

E.H. Carr 

dalam buku teksnya What is History, E.H Carr menjelaskan bahwa sejarah adalah dialog yang tak pernah selesai antara masa sekarang dan lampau, suatu proses interaksi yang berkesinambungan antara sejarawan dan fakta-fakta yang dimilikinya.

 G.R. Elton dan Henry Pirenne 

berdasarkan studi displin ilmu yang bersumber pada ; 1.Filologi (ilmu yang mempelajari tulisan dan bahasa pada naskah-naskah kuno; daun lontar, daluwang, kertas).2. Epigraf (ilmu yang mempelajari tulisan dan bahasa kuno pada batu, kayu, logam, dikenal sebagai prasasti), 3.Arkeologi (ilmu yang mempelajari benda-benda peninggalan sejarah/artefak).



Herodotus

menurut “Bapak Sejarah” ini, sejarah ialah satu kajian untuk menceritakan suatu perputaran jatuh bangunnya seseorang tokoh, masyarakat dan peradaban

Aristotles

 Sejarah merupakan satu sistem yang meneliti suatu kejadian sejak awal dan tersusun dalam bentuk kronologi. Pada masa yang sama,  Sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu yang mempunyai catatan, rekod-rekod atau bukti-bukti yang konkrit.

 R. G. Collingwood

Sejarah ialah sebuah bentuk penyelidikan tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh manusia pada masa lampau.Shefer juga berpendapat bahwa Sejarah adalah peristiwa yang telah lalu dan benar-benar berterjadi.

Drs. Sidi Gazalba

 mencoba menggambarkan sejarah sebagai masa lalu manusia dan seputarnya yang disusun secara ilmiah dan lengkap meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan yang memberi pengertian dan kefahaman tentang apa yang berlaku.

Post a Comment for "16 DEFINISI SEJARAH MENURUT BERBAGAI SUMBER AHLI"

Berlangganan via Email