Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Bagaimana proses terbentuknya fosil?

Rifaifajrin.com - Bagaimana proses terbentuknya fosil?

rifaifajrin.com


Pengertian Fosil

Fosil didevinisikan sebagai sisa-sisa jasad renik makhluk hidup yang terkubur selama jutaan tahun yang lalu di dalam lapisan tanah dan telah membatu (mengalami proses fosilisasi).
Fosil ditinjau dari makna bahasa berasal dari bahasa latin. Fosil (bahasa Latin: fossa yang memiliki arti "mengeruk keluar dalam tanah") ialah beberapa sisa atau beberapa bekas makhluk hidup sebagai batu atau mineral.

Menjadi fosil, beberapa sisa hewan atau tanaman ini harus selekasnya tertutup sedimen. Oleh beberapa ahli diperbedakan beberapa jenis fosil. Ada fosil batu biasa, fosil yang tercipta dalam batu ambar, fosil ter, sama seperti yang tercipta di sumur ter La Brea di Kalifornia.

contoh penemuan fosil katak purba


Hewan atau tumbuhan yang disangka telah musnah tapi rupanya masihlah ada disebutkan fosil hidup.
Fosil yang umum ialah rangka yang masih ada seperti cangkang, gigi dan tulang. Fosil jaringan lunak jarang diketemukan.Pengetahuan yang pelajari fosil ialah paleontologi, yang sebagai cabang pengetahuan yang direngkuh arkeologi.

Bagaimana proses terciptanya fosil?

Fosil tercipta proses dari perusakan warisan organisme yang sempat hidup. Ini umum terjadi saat tumbuhan atau hewan terpendam dalam situasi keadaan yang bebas oksigen. Fosil yang ada jarang-jarang terawetkan dalam memiliki bentuk yang asli. Dalam beberapa kasus, kandungan mineralnya berbeda secara kimiawi atau sisa-sisanya larut semua hingga diganti dengan cetakan.

Menjadi fosil, umumnya sebuah benda alami proses yang dikatakan sebagai fosilisasi.
Fosilisasi sebagai proses penumpukan beberapa sisa hewan atau tumbuhan yang terakumulasi dalam sedimen atau endapan-endapan baik yang alami pengawetan secara detail, beberapa atau tapak jejaknya saja. Ada banyak persyaratan berlangsungnya pemfosilan yakni diantaranya:
  • Organisme memiliki anggota badan yang keras
  • Alami pengawetan
  • Terlepas dari bakteri pembusuk
  • Terjadi lewat cara natural
  • Memiliki kandungan kandungan oksigen dengan jumlah yang sedikit
  • Umurnya lebih dari 10.000 tahun lalu.

Umumnya fosil diketemukan dalam bebatuan pengendapan (sedimen) yang permukaan atasnya terbuka. Batu karang yang memiliki kandungan banyak fosil disebutkan fosiliferus. Type-tipe fosil yang terdapat dalam bebatuan bergantung dari type lingkungan tempat sedimen secara ilmiah mengendapkan. Sedimen laut, dari garis laut dan pantai dangkal, umumnya memiliki kandungan terbanyak fosil. []

Post a Comment for "Bagaimana proses terbentuknya fosil?"